Info Gempa Hari Ini: Pandeglang Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,5, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami

person

Saif Ali

Wednesday, 08 Jul 2026 07:17 WIB

visibility 69
Info Gempa Hari Ini: Pandeglang Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,5, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami

Info Gempa Hari Ini: Pandeglang Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,5, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami

Kategori: Berita Terkini | Penulis: Redaksi Nasional | Diterbitkan: 8 Juli 2026

PANDEGLANG, BANTEN - Masyarakat di wilayah Selat Sunda dikagetkan oleh guncangan gempa bumi tektonik yang cukup kuat pada Rabu dini hari, 8 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi ini memiliki kekuatan awal Magnitudo 5,5 sebelum diperbarui menjadi Magnitudo 5,3.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, peristiwa alam ini terjadi tepat pada pukul 02:44:53 WIB. Beruntung, hasil pemodelan matematis menunjukkan bahwa aktivitas seismik yang berpusat di laut ini sama sekali tidak berpotensi memicu bencana tsunami.

Parameter Lengkap dan Lokasi Episenter Gempa Banten

BMKG merilis detail koordinat episenter gempa bumi yang terletak pada titik 6,79 Lintang Selatan (LS) dan 105,12 Bujur Timur (BT). Jika ditarik secara geografis, pusat gempa ini berada di laut pada jarak 122 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan kedalaman hiposenter awal yang sangat dangkal, yaitu 10 kilometer.

Namun, setelah dilakukan analisis parameter pembaruan (update) lebih lanjut, episenter tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 kilometer arah Barat Daya wilayah Sumur, Banten, dengan kedalaman riil yang disesuaikan menjadi 43 kilometer.

Dampak Guncangan: Warga Sumur Merasakan Skala IV MMI

Meskipun tidak memicu gelombang pasang, energi tektonik yang dilepaskan menghasilkan getaran yang dirasakan oleh warga di beberapa kecamatan di Provinsi Banten dengan skala intensitas bervariasi:

  • Wilayah Sumur (Skala IV MMI): Guncangan dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah pada malam/dini hari. Beberapa warga melaporkan gerabah pecah, jendela atau pintu berderik kencang, hingga dinding rumah yang berbunyi.
  • Wilayah Pandeglang (Skala III MMI): Getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk bermuatan berat yang sedang berlalu di dekat bangunan.

Penyebab Gempa: Aktivitas Subduksi Lempeng di Selat Sunda

Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Pemicu utamanya adalah akibat dari adanya aktivitas subduksi lempeng tektonik di bawah kawasan Selat Sunda.

Lebih lanjut, analisis mekanisme sumber (source mechanism) menunjukkan bahwa patahan batuan bumi di bawah laut tersebut mengalami mekanisme pergerakan naik atau dikenal secara teknis dengan istilah thrust fault.

Kondisi Terkini dan Imbauan Resmi BMKG kepada Masyarakat

Hingga pantauan terakhir tim seismologi pukul 03.05 WIB, sistem monitoring BMKG belum menunjukkan adanya tanda-tanda aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

BMKG mengeluarkan dua poin rekomendasi penting keselamatan bagi warga terdampak:

  1. Tetap Tenang: Warga diminta untuk tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau berita bohong (hoaks) mengenai potensi gempa besar susulan atau tsunami yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
  2. Periksa Bangunan: Hindari sementara waktu bangunan atau struktur rumah yang kedapatan retak atau mengalami kerusakan fisik pasca-gempa guna menghindari risiko runtuhan mendadak.

Pastikan untuk selalu memperbarui informasi kebencanaan Anda hanya melalui kanal resmi terverifikasi milik BMKG, seperti aplikasi mobile InfoBMKG atau akun media sosial resmi mereka.

#BMKG #GempaBanten #Pandeglang #SelatSunda #InfoGempaTerkini #MitigasiBencana #GempaHariIni
forum

Komentar (0)

account_circle

Masuk dengan Google untuk berkomentar

Login dengan Google

Jadilah yang pertama berkomentar.